Majalengka, Reportase76. com– Kejadian yang menimpa Ivan Afriadi,(41) Wartawan media jurnalistik investigasi yang diduga dikeroyok oleh 6 orang pelaku di toko yang disinyalir mengabarkan miras mendapat perhatian khusus dari Cahliar, SH dari Komite Perdamaian 202 Negara.
Seperti dilansir dari media Jurnal Investigasi, Aktivis yang lebih kondang disapa Bang Charlie ini mengutuk keras perilaku premanisme yang terjadi kepada wartawan di Majalengka.
“Saya mengutuk keras kejadian yang menimpa saudara kita ivan, harus segera ditangkap para pelaku pengeroyokan” tegasnya ketika di wawancara pada kamis,(4/1) di area satreskrim polres majalengka.
Masih menurut Charlie, memberikan efek jera kepada para pelaku, tidak boleh hukum kalah dengan aksi aksi premanisme jalanan.
“Para pelaku harus beri efek jera, aksi aksi premanisme di dunia tidak boleh di beri ruang, hukum harus tegas kepada mereka,” nya.
Terpisah pada kamis,(4/1) korban pengeroyokan (Ivan) dipanggil pihak penyidik dalam rangka pemeriksaan lebih lanjut.
Puluhan wartawan hadir dari berbagai media dan organisasi wartawan mendampingi Ivan di Polres Majalengka.
Mereka berharap, kejadian yang menimpa Ivan tidak boleh terjadi lagi di Kabupaten Majalengka dan dimanapun. Insan Pers menunggu kabar informasi penangkapan para pelaku oleh Polres Majalengka dan memproses para pelaku dengan hukuman yang sesuai dengan KUHAP yang berlaku. (Bang Eful)
